Karawang Bekasi

KARAWANG BEKASI

Kami yang kini terbaring antara Karawang-Bekasi
Tidak bisa teriak "Merdeka" dan angkat senjata lagi
Tapi siapakah yang tidak lagi mendengar deru kami
Terbayang kami maju dan berdegap hati?
Kami bicara padamu dalam hening di malam sepi
Jika dada rasa hampa dan jam dinding yang berdetak
Kami mati muda. Yang tinggal tulang diliputi debu
Kenang, kenanglah kami
Kami sudah coba apa yang kami bisa
Tapi kerja belum selesai, belum apa-apa
Kami sudah beri kami punya jiwa
Kerja belum selesai, belum bisa memperhitungkan arti 4-5 ribu jiwa
Kami cuma tulang-tulang berserakan
Tapi adalah kepunyaanmu
Kaulah lagi yang tentukan nilai tulang-tulang berserakan
Ataukah jiwa kami melayang untuk kemerdekaan, kemenangan dan harapan
Atau tidak untuk apa-apa
Kami tidak tahu, kami tidak bisa lagi berkata
Kami bicara padamu dalam hening di malam sepi
Jika dada rasa hampa dan jam dinding yang berdetak
Kenang-kenanglah kami
Menjaga Bung Karno
Menjaga Bung Hatta
Menjaga Bung Syahrir
Kami sekarang mayat
Berilah kami arti
Berjagalah terus di garis batas pernyataan dan impian
Kenang-kenanglah kami
Yang tinggal tulang-tulang diliputi debu
Beribu kami terbaring antara Karawang-Bekasi

Karya Chairil Anwar

Puisi Chairil Anwar

1 comments:

yudistira October 19, 2012 at 12:46 AM  

Dukung dan Ikuti Long March Karawang-Bekasi dalam rangka memperingati Hari Pahlawan 10 November 2012 yang diselenggarakan oleh Gerakan Fajar Nusantara dan DHN 45 https://www.facebook.com/KarawangBekasi10.11.12

puisi cinta, puisi romantis, puisi persahabatan, puisi sahabat, puisi perpisahan, kumpulan puisi, puisi kemerdekaan, puisi inggris, puisi bahasa inggris, poetry, koleksi puisi

  © Blogger templates Newspaper III by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP